Harian Karawang

Mata Rakyat Karawang, Suara Masyarakat Kita.

Harian Karawang

Mata Rakyat Karawang, Suara Masyarakat Kita.

Terendamnya Kawasan Industri KIIC Karawang Akibat Luapan Air

Bencana banjir berskala besar kembali melumpuhkan pusat aktivitas manufaktur nasional akibat tingginya curah hujan yang turun sejak dini hari. Kejadian kawasan industri terendam air dalam skala cukup luas terjadi di kompleks KIIC Karawang setelah sungai utama meluap. Genangan air setinggi puluhan sentimeter menutup jalur-jalur jalan utama serta merendam area parkir dan sebagian lantai pabrik. Aktivitas produksi di belasan perusahaan manufaktur terpaksa dihentikan total demi keselamatan para pekerja serta mencegah kerusakan pada mesin-mesin pabrik.

Meluapnya air sungai dipicu oleh ketidakmampuan saluran drainase kawasan dalam menampung debit air hujan yang datang secara mendadak dalam jumlah besar. Selain itu, pendangkalan pendangkalan pada alur sungai Citarum dan Citarum Hulu membuat luapan air dengan cepat melimpah ke area dataran rendah. Ribuan pekerja pabrik tertahan di luar area kawasan karena bus angkutan karyawan tidak dapat menembus genangan air yang cukup dalam. Kondisi ini menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar akibat terhentinya rantai produksi dan distribusi barang ekspor.

Pengelola kawasan industri bersama pengembang serta tim BPBD Karawang bergerak cepat mengerahkan puluhan mesin pompa air berkapasitas besar ke lokasi. Pompa-pompa tersebut difungsikan untuk membuang genangan air dari area kawasan industri menuju ke alur sungai utama secara maraton. Petugas kepolisian lalu lintas diterjunkan ke persimpangan jalan guna mengalihkan arus kendaraan logistik ke jalur alternatif yang lebih aman dari banjir. Penanganan darurat pembuangan genangan air terus dikejar agar aktivitas produksi pabrik dapat segera beroperasi kembali secara normal.

Asosiasi pengusaha manufaktur mendesak pemerintah daerah dan pengelola kawasan untuk segera membenahi sistem drainase terpadu secara menyeluruh. Normalisasi sungai serta pembuatan kolam retensi penampungan air hujan berskala besar harus segera direalisasikan di sekitar kawasan industri. Ketersediaan infrastruktur bebas banjir merupakan syarat mutlak dalam menjaga kepercayaan para investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia. Kerugian akibat penghentian produksi secara berulang dapat merusak daya saing industri manufaktur nasional di kancah global.

Pemerintah Kabupaten Karawang berjanji akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai untuk melakukan pengerukan sungai-sungai utama dalam waktu dekat. Evaluasi terhadap tata ruang perizinan bangunan di sekitar kawasan industri juga akan diperketat guna mengembalikan fungsi area resapan air. Penanganan musibah kawasan industri yang terendam air banjir ini menjadi prioritas utama demi menjaga Stabilitas perekonomian daerah dan nasional. Sinergi antara pemerintah dan pengelola kawasan sangat krusial dalam menciptakan iklim industri yang tangguh bencana.

Terendamnya Kawasan Industri KIIC Karawang Akibat Luapan Air
Kembali ke Atas